free web page counters

Jahe dan Aneka Olahannya

Seperti yang sudah kita ketahui, jahe merupakan salah satu rempah-rempah yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain digunakan untuk bumbu masakan dan juga campuran minuman, jahe juga sering diolah sedemikian rupa dengan tidak meninggalkan unsur jahenya. Saat ini, olahan jahe sudah bermacam-macam. Dari mulai makanan, minuman, sampai permen sekalipun. Nah, inilah beberapa olahan dari jahe yang perlu Anda ketahui:

  • Jahe Kering

Bentuk pada bubuk jahe kering cukup populer di Eropa sebagai penyedap untuk sajian salad, sup, kari, daging, dan makanan penutup lainnya seperti roti jahe dan kue kering jahe. Pada dasarnya jahe kering memang cocok digunakan sebagai penyedap makanan, namun jenis ini tidak bisa menggantikan penggunaan jahe segar dalam sebuah resep.

Jahe kering biasanya disimpan pada suhu ruangan yang jauh dari cahaya dan suhu yang panas. Dengan cara seperti ini, daya tahan jahe kering dapat mencapai 6-7 bulan sebelum rasa dan aromanya mulai berkurang. Jahe kering yang masih bagus ditandai dengan aromanya yang pedas.

  • Jus Jahe

Jus jahe berbentuk cair dan mudah ditakar sehingga sering digunakan dalam memasak. Sajian yang sering menggunakan jus jahe di antaranya bumbu-bumbu perendam daging, saus panggang, salad, gorengan, daging, ikan, unggas, suap, dan minuman seperti teh ataupun minuman lain.

Jus jahe dapat menjadi pengganti jahe segar ataupun jahe kering. Jus jahe bisa pula digantikan dengan jahe bubuk kering. Satu sendok makan jus sama dengan satu sendok makan jahe parut segar atau satu sendok teh bubuk jahe.

  • Sirup Jahe

Sirup jahe merupakan jahe segar yang telah dimasak dalam gula dan air sehingga rasanya manis. Sirup jahe digunakan sebagai saus, selai, dan makanan panggang. Sirup jahe juga bisa ditambahkan pada air soda dan bahan-bahan lain untuk membuat minuman berasa jahe.

  • Manisan Jahe

Manisan jahe adalah jahe yang telah dicacah menjadi potongan berbentuk kecil, dimasak dalam sirup jagung, lalu dilapisi gula. Manisan jahe yang dijual di pasaran biasanya berwarna agak emas, ada juga manisan jahe merah. Manisan jahe biasanya bentuk yang umum digunakan untuk daging, makanan pencuci mulut, kue seperti kue jahe, sampai permen. Manisan jahe juga bisa ditambahkan sebagai hiasan makanan yang meleleh dan topping manis.

  • Jahe Instan

Jahe selain dapat digunakan untuk bumbu masakan, juga sering dikonsumsi sebagai minuman. Terutama jika kamu berada di daerah dingin, minuman ini bisa difungsikan untuk menghangatkan tubuh. Di daerah bersuhu dingin, minuman berbahan dasar jahe memiliki kenikmatan tersendiri.

  • Asinan Jahe

Asinan jahe adalah salah satu bentuk olahan jahe segar. Jepang dan timur tengah merupakan pasar terbesar jahe awet ini. Untuk membuat jahe asinan ini biasanya jahe yang digunakan adalah jahe badak, yakni jahe yang dipanen ketika berumur 3-4 bulan.  Ini dikarenakan kandungan serat pada jahe badak tidak begitu banyak dan tidak terlalu pedas.

  • Permen Jahe

Permen jahe adalah jenis kembang gula yang berbahan dasar jahe dan gula. Mungkin beberapa di antara kamu ada yang pernah mengonsumsi permen jahe bukan? Nah, permen jahe ini biasanya sering menjadi teman ngemil kita di saat cuaca yang cukup dingin. Kemasan yang simple namun cukup menghangatkan mulut.

Nah, itulah beberapa olahan makanan dan minuman berbahan dasar jahe. Seperti yang telah disinggung, ternyata jahe tak hanya sebagai bumbu dapur saja. Bila diolah lebih lanjut, jahe bisa menjadi permen, asinan, manisan dan lain sebagainya.

Comment

There is no comment on this post. Be the first one.

Leave a comment