Cara yang Tepat Menyimpan Lada

Bumbu dapur termasuk salah satu pelengkap dapur yang sangat dibutuhkan ketika mengolah aneka masakan. Masih banyak yang menganggap menyimpan bumbu-bumbu dapur tidaklah terlalu penting. Padahal dengan menyimpannya secara benar, bumbu dapur akan semakin awet dan fungsi serta manfaatnya akan tetap terjaga. Dari banyaknya bumbu dapur yang ada, kali ini pembahasan kami akan mengarah kepada cara menyimpan lada.

Terdapat dua macam lada yang banyak diketahui oleh masyarakat, yaitu lada hitam dan lada putih. Dilihat dari warnanya, pastilah sudah diketahui perbedaannya. Lada putih diperoleh dengan menggunakan buah yang belum matang sementara lada hitam dibuat dengan menggunakan buah yang sudah matang.

Kegunaan lada yaitu memberikan rasa dan aroma yang pedas dan hangat pada masakan. Lada putih secara umum digunakan sebagai campuran masakan dan dilarutkan bersamaan dengan masakan itu sendiri. Sementara lada hitam lebih banyak digunakan sebagai pelengkap makanan yang sudah dimasak.

Seperti yang sudah diketahui. Lada merupakan salah satu bumbu penyedap masakan yang kerap kali ada di dapur. Dalam penggunaannya, lada sering kali dipadukan untuk menambah aroma dan sensasi pedas sekaligus hangat pada masakan. Bumbu rempah yang satu ini dijual dalam bentuk bubuk dan juga utuh. Jika tidak tepat dalam penyimpanannya, bumbu ini dapat berubah ataupun kehilangan rasa aslinya.

Maka dari itu, bila tidak disimpan dengan benar, maka tentu saja fungsi dan manfaat lada dalam menyedapkan masakan akan berkurang. Oleh karenanya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyimpan lada ini. Nah, inilah beberapa cara menyimpan lada agar tidak mengurangi kualitasnya:

  • Jangan Menyimpan Terlalu Banyak

Lada yang fresh adalah lada yang memiliki rasa yang lebih tajam dan baik. Karena itu hindari menyimpan terlalu banyak lada dalam satu waktu karena akan membuat lada itu sendiri kehilangan cita rasa. Perlu diketahui, untuk lada bubuk, lada jenis ini akan kehilangan cita rasanya setelah 4 bulan.

  • Simpan di Tempat Tertutup

Simpan lada utuh maupun lada bubuk dalam tempat yang kering dan tertutup. Jauhkan dari terpaan sinar matahari langsung dan tempat yang lembab agar lada tidak rusak. Menyimpan lada dalam tempat tertutup dan kering ini berguna agar aroma dan kualitasnya tidak berkurang. Pasalnya, jika di simpan di tempat yang terbuka, udara akan bercampur dan mengurangi ketajaman rasa dan aroma dari rempah yang dihasilkan.

  • Simpan di Wadah Berbahan Kaca

Sifat lada yang panas dapat merusak wadah plastik dan sangat mungkin mengurangi zat yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, sebaiknya simpanlah lada pada wadah berbahan kaca. Hindari penggunaan wadah plastik saat menyimpannya.

  • Bersihkan Area Penyimpanan Secara rutin

Langkah terakhir ini dilakukan agar bumbu rempah yang ada di dapur, termasuk lada, menjadi awet dan tidak mudah rusak adalah dengan membersihkan tempat penyimpanannya secara rutin. Ini penting mengingat bisa saja justru area penyimpanannya ini menjadi penyebab lain hilangnya aroma lada.

Itulah beberapa cara menyimpan lada. Tujuan utama disimpannya lada pada tempat yang benar tentu saja untuk menjaga aroma dan manfaat lada itu sendiri. Dengan begitu masakan, minuman atau apapun yang hendak Anda buat dengan rempah yang satu ini akan semakin terasa sedap dan nikmat.

Sumber Foto : saamundiexports.com 

Comment

There is no comment on this post. Be the first one.

Leave a comment